Menjadi generasi penerus bangsa yang tak hanya cerdas namun berakhlak Islami merupakan idaman setiap muslim. Tapi, sayangnya banyak generasi bangsa yang terjerumus pada ketidaksuksesan pada awal titian pendidikan kuliahnya. Banyak mahasiswa baru yang akhirnya berakhir pada keterpurukan kuliah akibat awal yang kurang dipersiapkan secara matang. Oleh karena itu, semoga beberapa tips dibawah ini bisa membantu Anda dalam membina diri menuju suksesnya kuliah yang diidamkan.
1. Kenalilah lingkungan kampus Anda.
Sebagai mahasiswa baru, janganlah menutup mata terhadap kondisi lingkungan kampus Anda. Kenali lingkungan baru Anda dengan mengenali berbagai tempat. Carilah tempat khusus yang nyaman untuk belajar (seperti meja khusus di perpustakaan, kantin atau masjid kampus). Carilah ruang di luar untuk berolah raga, berselancar internet, atau membaca dengan nyaman. Menjadikan tempat-tempat itu khusus bagi Anda sendiri akan membuat Anda lebih nyaman dengan lingkungan baru Anda. Tentu saja, Anda harus fleksibel dengan ruang Anda. Sadarilah bahwa ruang itu adalah ruang bersama yang tidak Anda miliki. Bersiaplah untuk menemukan tempat baru jika diperlukan. Kenali pula kota Anda dengan mengetahui hal-hal penting seperti lokasi praktek dokter, rumah sakit, tempat berbelanja, masjid dekat kost hingga perpustakaan kota dan tak lupa jalur angkot.
2. Bangunlah jaringan sosial.
Salah satu masalah besar bagi banyak mahasiswa baru adalah kombinasi rindu keluarga dan kurangnya rasa memiliki (sense of belonging). Untuk mengatasinya, Anda harus segera membangun jaringan sosial Anda yang baru. Pertimbangkanlah untuk bergabung dengan organisasi mahasiswa intra ataupun ekstra. Akan ada baiknya jika Anda mengenal lebih dekat organisasi yang akan Anda masuki, seperti organisasi KAMMI di kampus Anda. Anda bisa bertanya tentang organisasi-organisasi kampus kepada rekan-rekan dan kakak kelas Anda yang kompeten. Perlu diingat, jaringan sosial seperti organisasi kelak akan sangat mempengaruhi kinerja dan sistem hidup Anda, jadi carilah organisasi yang tak hanya intelektual yang diberikan, namun mengajarkan pula nilai-nilai Islami yang hidup dalam organisasi tersebut.
3. Belajarlah untuk mengatasi kerinduan.
Rindu keluarga pasti akan sering menerpa mahasiswa baru di awal perkuliahan. Alangkah baiknya, untuk mengalihkan rasa rindu yang membuncah itu, Anda mengalihkannya dengan belajar dan banyak membaca buku-buku yang bermanfaat atau perbanyak membaca Al-Qur’an. Cobalah untuk merutinkan jadwal diskusi perihal akademik bersama dosen pembimbing atau bersama teman-teman. Namun, bila sesekali Anda merasakan rindu pada keluarga Anda. Temukanlah cara untuk mengatasi rasa rindu itu, misalnya dengan menelepon atau mengirim email untuk keluarga.
4. Buatlah rutinitas bermanfaat.
Ini mungkin hal termudah dan terpenting untuk dilakukan pada bulan-bulan awal masuk kuliah. Bangunlah ritme baru melalui rutinitas harian, mingguan, dan bulanan. Rutinitas itu dapat sesederhana membuat jurnal harian, nge-blog, membaca buku dengan rutin diperpustakaan hingga meningkatkan kualitas ibadah kita. Waktu kuliah akan banyak luangnya dibanding ketika sekolah menengah. Alangkah baiknya, jika dimanfaatkan untuk perbaikan amal kebaikan kita.
5. Jadilah lebih terorganisir.
Di SMA, guru-guru cenderung untuk membimbing Anda dengan pemberian PR dan tenggat waktunya. Di perguruan tinggi, para dosen seringkali hanya memberikan silabus perkuliahan selama satu semester dan mengharapkan Anda mengatur studi Anda sendiri.
Belilah organizer, atau kalender dinding besar, atau apa pun yang dapat membantu Anda mengingat bila ada tugas yang jatuh tempo.
Jangan menunda-nunda tugas kuliah, prioritaskan akademik tanpa meninggakan aktivitas organisasi. Di SMA, Anda mungkin sudah terbiasa menunggu sampai menit terakhir untuk menyelesaikan sebuah tugas dan masih mendapatkan nilai bagus, tapi hal semacam itu tidak berlaku di perguruan tinggi. Buatlah jadwal untuk masing-masing tugas, jadwal berorganisasi, hingga jadwal untuk mementingkan kesehatan diri dan yang terpenting berdisiplinlah dalam mengerjakannya.
6. Hadirlah di kelas.
Hadirlah di kelas dengan rajin. Jangan sampai Anda absen bahkan bolos tanpa keterangan. Karena, kehadiran Anda dalam kelas bisa mempengaruhi nilai-nilai akademik Anda kedepannya. Dan, berusahalah untuk menjadi mahasiswa pembelajar yang baik. Bertanyalah kepada dosen dengan santun jika ada hal yang kurang dimengerti. Bacalah terlebih dahulu materi yang akan dosen berikan, biasanya dosen akan memberikan silabus untuk satu semester, sehingga Anda akan lebih mudah membuat jadwal belajar untuk setiap mata kuliah Anda. Banyaklah berdiskusi dengan dosen. Ingat, dosen sangat senang terhadap mahasiswa yang aktif dalam kelas.
7. Kendalikan pengeluaran Anda.
Bila Anda belum pernah membuat anggaran, kinilah saatnya untuk melakukannya. Temukan cara-cara untuk menghemat uang Anda. Sebagai mahasiswa, prioritas utama Anda adalah pendidikan, tetapi jangan sampai masalah keuangan mengganggu studi Anda. Pastikanlah Anda memiliki cukup uang untuk biaya kuliah, buku, makanan, sewa kost, transportasi, dan biaya lainnya. Hindarilah perilaku konsumtif. Jangan membeli barang yang tidak Anda butuhkan. Dan, belajarlah untuk membuat pembukuan keuangan Anda dengan menulis input dan output keuangan serta mengevaluasi secara berkala.
8. Nikmatilah masa kuliah Anda
Nikmatilah proses kuliah Anda dengan hati yang bangga, senang dan penuh percaya diri. Karena, perasaan tersebut bisa membantu Anda mengurangi tekanan dan stress yang kerap muncul dalam dunia perkuliahan. Perbanyaklah pula berdo’a kepada Allah Swt agar dimudahkan dalam segala urusan perkuliahan Anda. Semoga berhasil!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar